Semua Artikel / Jual Lebih Banyak di WhatsApp

Pemulihan Keranjang Terbengkalai Shopify lewat WhatsApp

Cara Cartsaver memulihkan keranjang terbengkalai di Shopify lewat WhatsApp: pesan sapaan yang ramah, pengingat kedua dengan diskon opsional, dan setiap pesanan yang dipulihkan tercatat.

11 menit baca Diperbarui 30 Oktober 2026
Tonton panduannya: Pemulihan Keranjang yang Ditinggalkan melalui WhatsApp (1:22, dalam bahasa Inggris)

Pemulihan keranjang terbengkalai Shopify lewat WhatsApp adalah tindak lanjut otomatis kepada pembeli yang sudah sampai di checkout, memasukkan nomor telepon, lalu pergi tanpa memesan. Cartsaver adalah aplikasi keranjang terbengkalai untuk Shopify yang melakukannya lewat WhatsApp: aplikasi ini mengirim pesan sapaan sekitar satu jam kemudian, pengingat kedua beberapa jam setelahnya dengan kode diskon opsional, dan mencatat setiap pesanan yang berhasil dipulihkan.

Paket gratisPenyiapan sekitar 1 menitInstal di Shopify(membuka di tab baru)

Pesan-pesan ini masuk ke aplikasi chat yang sudah dipakai pembeli setiap hari, dan setiap pesanan yang dipulihkan tercatat beserta nilainya, sehingga Anda bisa melihat persis berapa yang dihasilkan fitur ini. Pemulihan Keranjang adalah salah satu bagian dari rangkaian lengkap WhatsApp commerce: Cartsaver, aplikasi Built for Shopify buatan Xtnd, juga mengonfirmasi pesanan bayar di tempat (COD) lewat WhatsApp atau SMS sebelum Anda mengirim barang, lalu memakai percakapan WhatsApp yang sama untuk pembaruan pesanan, cross-sell satu ketukan, ulasan, dan kampanye, melalui WhatsApp Business API resmi. Panduan ini ditujukan untuk merchant Shopify, terutama toko COD di Mesir, negara-negara Teluk, Pakistan, dan India, yang ingin tahu apa yang dikirim Pemulihan Keranjang, kapan dikirim, dan bagaimana menilai apakah fitur ini berhasil.

Sekilas tentang Pemulihan Keranjang

  • Siapa yang menerimanya: pembeli yang meninggalkan checkout setelah memberikan nomor telepon dan belum membuat pesanan sejak itu.
  • Saluran: hanya WhatsApp. Pesan pemulihan tidak dikirim lewat SMS.
  • Pesan: pesan sapaan sekitar satu jam setelah checkout ditinggalkan, lalu pengingat kedua beberapa jam kemudian untuk pembeli yang masih belum memesan.
  • Diskon: opsional, hanya pada pengingat kedua, diterapkan otomatis saat checkout.
  • Pelacakan: pesan terkirim, pesanan terkonversi, dan pendapatan yang dipulihkan di dasbor, ditambah daftar setiap pesanan yang dipulihkan.

Bagaimana cara kerja pemulihan keranjang lewat WhatsApp?

Pemulihan Keranjang mengirim dua pesan WhatsApp kepada pembeli yang meninggalkan checkout setelah memberikan nomor telepon. Sekitar satu jam setelah checkout ditinggalkan, pesan sapaan yang ramah menanyakan apakah ada kendala. Beberapa jam kemudian, pembeli yang sempat merespons tetapi masih belum memesan menerima pengingat berisi keranjang yang tersimpan dan diskon opsional.

Tonton panduan video pemulihan keranjang (bahasa Arab).

1. Pesan sapaan: sebuah pertanyaan, bukan promosi yang memaksa

Sekitar satu jam setelah checkout ditinggalkan, pembeli menerima pesan WhatsApp yang menanyakan apakah ada kendala saat checkout dan mengingatkan bahwa item mereka masih tersimpan. Pesan ini dilengkapi dua tombol: View my items (Lihat item saya) dan Contact support (Hubungi dukungan).

Pertanyaan itu disengaja. Pembeli COD jarang pergi karena kehilangan minat. Lebih sering mereka ragu soal ongkos kirim, ingin tahu waktu pengiriman, atau bertanya-tanya apakah boleh membuka paket sebelum membayar. Sebuah pertanyaan mengajak mereka menyampaikannya, dan satu jawaban dari tim Anda sering kali menyelamatkan penjualan. Saat pembeli mengetuk View my items (atau beberapa saat setelah mereka mengetuk Contact support), Cartsaver mengirim produk yang mereka tinggalkan beserta dorongan untuk menyelesaikan pesanan.

Animasi alur pemulihan keranjang terbengkalai Cartsaver di WhatsApp, langkah demi langkah

2. Pengingat kedua, dengan diskon opsional

Jika pembeli sempat merespons pesan sapaan tetapi masih belum memesan, Cartsaver mengirim pengingat kedua beberapa jam kemudian. Pengingat ini menampilkan produk yang tersimpan dan tombol Complete Order (Selesaikan Pesanan) yang membawa mereka langsung kembali ke checkout dengan keranjang yang sudah dipulihkan.

Hanya pesan inilah yang bisa membawa diskon. Anda menambahkan kode promo, memilih persentase atau jumlah tetap, dan kode itu diterapkan otomatis saat pembeli kembali ke checkout. Menyimpan diskon untuk pesan kedua berarti Anda hanya mengorbankan margin untuk pembeli yang memang butuh dorongan tambahan, bukan untuk mereka yang toh akan kembali dengan sendirinya.

Contoh pesan WhatsApp untuk keranjang terbengkalai

Berikut yang diterima seorang pembeli bernama Mariam setelah meninggalkan dua item di checkout, menggunakan pesan default Cartsaver sebagaimana tampil di Pratinjau aplikasi. Pesan dikirim dalam bahasa Inggris atau Arab, mengikuti bahasa checkout pembeli. Pesan sapaan menggunakan templat WhatsApp yang disetujui untuk pengirim Anda, jadi susunan katanya bisa sedikit berbeda.

1. Pesan sapaan, sekitar satu jam setelah checkout, dengan tombol View my items dan Contact support:

Hi Mariam,
Did you face any issue during checkout at [your store]?

Your (2) item(s) are still saved.

2. Pesan item, dikirim saat ia mengetuk View my items, diikuti kartu untuk setiap produk dengan tombol Complete Order:

Shopping is waiting for you!
Your favorite products are still available
You still have 2 products in your cart
Order now and enjoy

3. Pengingat kedua, beberapa jam kemudian, di sini dengan diskon 10% dan tombol Complete Order yang membuka kembali checkout-nya dengan kode yang sudah diterapkan:

10% Discount is yours, but only if you complete your order now.

This discount disappears once this offer expires.

Tanpa diskon, pengingat kedua cukup memberi tahu pembeli bahwa item mereka masih menunggu dan mengajak mereka menyelesaikan pesanan.

Apa saja isi videonya?

  • 0:00 Pengantar dan penyiapan: aktifkan Keranjang Terbengkalai di Cartsaver, dan aplikasi mulai menindaklanjuti lewat WhatsApp pembeli yang meninggalkan checkout setelah memasukkan nomor telepon.
  • 0:19 Pengingat pertama: sekitar satu jam kemudian pembeli menerima pesan sapaan; mengetuk View my items akan mengirim kembali produk yang mereka tinggalkan.
  • 0:30 Pengingat kedua: pembeli yang sempat merespons tetapi masih belum memesan menerima produk tersimpan mereka dengan tombol Complete Order.
  • 0:43 Menambahkan kode diskon: tambahkan kode promo persentase atau jumlah tetap ke pengingat kedua. Buat kode yang sama terlebih dahulu di admin Shopify sebagai diskon "Amount off order", jika tidak kode tidak akan diterapkan.

Kapan pesan pemulihan dikirim: mengapa satu jam, mengapa lebih lambat, dan mengapa tidak di malam hari?

Cartsaver mengatur waktunya untuk Anda. Tidak ada jeda yang perlu disetel, sehingga penyiapan cukup dengan satu tombol. Berikut alasan di balik pengaturan default-nya:

  • Sekitar satu jam untuk pesan sapaan. Cukup lama untuk melewatkan pembeli yang hanya pergi sebentar mencari dompet atau bertanya kepada anggota keluarga, cukup singkat sehingga produknya masih teringat.
  • Beberapa jam kemudian untuk pengingat. Pesan kedua diberi jarak agar terbaca sebagai pengingat, bukan tekanan. Pesan ini dikirim selagi WhatsApp masih mengizinkan tindak lanjut kepada seseorang yang baru saja berinteraksi dengan bisnis Anda.
  • Jam tenang di malam hari. Pengingat kedua ditahan selama malam hari (default pukul 1 dini hari hingga 9 pagi) menurut waktu setempat pembeli, yang ditentukan dari negara nomor teleponnya. Pembeli di Riyadh dan pembeli di Lahore masing-masing menerimanya pada jam yang wajar.
  • Bahasa pembeli. Pesan mengikuti bahasa checkout pembeli, atau selalu dikirim dalam bahasa Inggris atau Arab jika Anda mengaturnya di Cartsaver.

Mengapa WhatsApp efektif untuk keranjang terbengkalai COD?

Checkout bayar di tempat mengumpulkan nomor telepon, bukan kartu, dan di Mesir, Arab Saudi, UEA, Pakistan, dan India nomor itu biasanya terhubung ke WhatsApp. Pembeli di sana sudah terbiasa mengirim pesan ke toko lewat WhatsApp, sehingga pesan pemulihan dengan gambar produk dan tombol checkout terasa seperti layanan, bukan iklan.

Checkout COD meminta nama, alamat, dan nomor telepon, bukan kartu. Nomor telepon itu adalah satu-satunya jalan yang andal untuk menghubungi pembeli kembali, dan di Mesir, Arab Saudi, UEA, Pakistan, dan India nomor itu biasanya adalah nomor WhatsApp. Pembeli di pasar-pasar ini sudah terbiasa mengirim pesan ke toko lewat WhatsApp untuk bertanya soal ukuran, pengiriman, dan pembayaran, sehingga pesan pemulihan di sana terasa seperti toko yang menyapa, bukan iklan.

WhatsApp juga membuat pesan bisa melakukan lebih dari sekadar teks biasa: gambar produk, keranjang yang tersimpan, dan tombol yang membuka checkout atau memulai percakapan dengan tim Anda. Cartsaver mengirim melalui WhatsApp Business API resmi dari Meta, jadi Anda tidak mempertaruhkan nomor Anda pada alat tidak resmi. Baca mengapa WhatsApp API resmi melindungi nomor bisnis Anda jika Anda sedang membandingkan pilihan.

Bagaimana Cartsaver tahu sebuah keranjang berhasil dipulihkan?

Sebuah pesanan dihitung sebagai dipulihkan jika pembeli membuatnya dalam 7 hari sejak pesan pemulihan terakhir. Cartsaver lalu menampilkannya di daftar Pesanan Dipulihkan beserta nomor pesanan dan nilainya, serta menambahkannya ke angka pesanan terkonversi dan pendapatan yang dipulihkan di kartu Keranjang Terbengkalai.

Anda tidak perlu menebak apakah Pemulihan Keranjang sepadan dengan biayanya. Cartsaver mencatat:

  • Kartu Keranjang Terbengkalai: pesan terkirim, pesanan terkonversi, dan pendapatan yang dipulihkan selama 12 bulan terakhir.
  • Daftar Pesanan Dipulihkan: setiap pesanan yang dipulihkan beserta nomor pesanan, kontak, nilai, pesan terakhir yang dikirim, dan kapan pesanan itu dipulihkan.
  • Aturan "dipulihkan": sebuah pesanan dihitung jika pembeli membuatnya dalam 7 hari sejak pesan pemulihan terakhir.
  • Log pesan: setiap pesan keranjang terbengkalai beserta status pengirimannya, di halaman Log. Panduan kami tentang membaca log Cartsaver Anda menunjukkan cara menemukan nomor yang tidak pernah menerima pesan.
Kartu Keranjang Terbengkalai Cartsaver yang menampilkan pesan terkirim, keranjang terkonversi, dan pendapatan yang dipulihkan

Paket dan batas pemulihan

Pemulihan Keranjang tersedia di semua paket. Free, Advanced, dan Unlimited membatasi jumlah keranjang yang dipulihkan per siklus tagihan 30 hari (pesan yang tidak menghasilkan pesanan tidak dihitung dalam batas ini). Scale, Ultra, dan Elite tidak memiliki batas.

PaketHargaKeranjang dipulihkan per siklus
Free$010
Advanced$9.99/bulan20
Unlimited$29.99/bulan40
Scale$79.99/bulanTanpa batas
Ultra$159.99/bulanTanpa batas
Elite$349.99/bulanTanpa batas

Cartsaver memberi peringatan saat Anda mendekati batas. Begitu batas tercapai, pemulihan dijeda hingga siklus berikutnya. Bandingkan semua yang termasuk dalam setiap paket di tabel harga Cartsaver.

Bagaimana cara mengaktifkannya?

  1. Buka Cartsaver di admin Shopify Anda dan aktifkan kartu Keranjang Terbengkalai.
  2. Opsional: tambahkan diskon untuk pengingat kedua. Buat kodenya terlebih dahulu di admin Shopify, Diskon sebagai diskon "Amount off order", lalu masukkan kode dan nilai yang sama di Cartsaver.
  3. Buka pratinjau untuk melihat pesan sapaan, pesan item, dan pengingat seperti yang akan dilihat pembeli.
  4. Uji coba: dari browser tamu, tambahkan produk, lanjutkan ke checkout, masukkan nomor WhatsApp Anda sendiri, lalu tutup tab. Pesan sapaan seharusnya masuk sekitar satu jam kemudian.
Pratinjau keranjang terbengkalai Cartsaver dengan langkah-langkah pengingat WhatsApp dan contoh pesan

Untuk tombol aktif/nonaktif, diskon pengingat kedua, jam tenang, dan batas paket, lihat pengaturan pemulihan keranjang terbengkalai di dokumentasi Cartsaver.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Kode promo yang tidak ada di Shopify. Cartsaver menerapkan kode saat checkout, tetapi Shopify harus mengenalinya. Buat kode itu sebagai diskon "Amount off order", jika tidak, tidak ada diskon yang diterapkan.
  • Memberi diskon terlalu awal. Diskon memang hanya diberikan pada pengingat kedua. Pembeli yang kembali setelah pesan sapaan yang ramah membayar harga penuh.
  • Mengabaikan balasan Contact support. Pesan sapaan dirancang untuk memulai percakapan. Jika tidak ada yang menjawab, Anda kehilangan pembeli yang paling dekat untuk membeli.
  • Lupa bahwa pesanan COD yang dipulihkan tetaplah pesanan COD. Pesanan itu masuk sebagai pesanan Shopify biasa, jadi jika Anda menggunakan Verifikasi Pesanan WhatsApp satu ketukan, pelanggan mengonfirmasinya seperti pesanan lain sebelum Anda mengirim barang.
  • Kehabisan kuota pemulihan di tengah siklus. Jika Anda rutin mencapai batas di Advanced atau Unlimited, pemulihan yang terlewat biasanya lebih mahal daripada upgrade ke Scale.

Contoh penerapan

Mariam sedang berbelanja di sebuah toko fesyen di Kairo pukul 8:40 malam. Ia menambahkan sebuah gaun dan sebuah tas, sampai di checkout, memasukkan alamat dan nomor WhatsApp-nya, lalu pergi untuk memastikan apakah ia boleh membuka paket sebelum membayar. Sekitar pukul 9:40 malam ia menerima pesan sapaan. Ia mengetuk Contact support dan mengajukan pertanyaannya; tim toko membalas bahwa ia boleh. Kemudian, Cartsaver mengirim item yang tersimpan. Malam itu ia masih belum memesan.

Pengingat kedua jatuh tempo pada dini hari, sehingga Cartsaver menahannya hingga pagi. Pukul 9 pagi Mariam melihat kedua itemnya dengan kode 10% dan tombol Complete Order. Ia mengetuknya, kodenya sudah diterapkan, dan ia membuat pesanan. Pesanan itu muncul di daftar Pesanan Dipulihkan milik toko beserta nilainya, dan pesan konfirmasi untuk pesanan baru menyusul di chat WhatsApp yang sama.

Jika Anda juga ingin mengurangi keranjang yang ditinggalkan sejak awal, padukan pemulihan dengan checkout yang lebih singkat: Fast Checkout, formulir pesanan COD satu halaman, memangkas langkah antara halaman produk dan pesanan. Lihat semua fitur Pemulihan Keranjang di halaman utama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Cartsaver mengirim pengingat keranjang terbengkalai lewat SMS?

Tidak. Pemulihan Keranjang hanya mengirim lewat WhatsApp, karena pesannya mengandalkan gambar produk dan tombol. SMS tersedia di Cartsaver untuk kode verifikasi dan pembaruan pesanan.

Keranjang terbengkalai mana yang mendapat pesan WhatsApp?

Keranjang di mana pembeli sudah sampai di checkout (atau memverifikasi nomornya) dan memberikan nomor telepon, serta belum membuat pesanan sejak itu. Tanpa nomor telepon, tidak ada yang bisa dikirimi pesan.

Bisakah saya mengubah kapan pengingat dikirim?

Untuk saat ini belum bisa. Cartsaver mengirim pesan sapaan sekitar satu jam setelah checkout ditinggalkan dan pengingat kedua beberapa jam kemudian, serta menahan pengingat di malam hari menurut waktu setempat pembeli. Anda yang menentukan apakah pemulihan aktif dan apakah pengingat kedua membawa diskon.

Bagaimana Cartsaver menentukan sebuah pesanan berhasil dipulihkan?

Sebuah pesanan dihitung sebagai dipulihkan jika pembeli membuatnya dalam 7 hari sejak pesan pemulihan terakhir. Pesanan yang dipulihkan muncul di daftar Pesanan Dipulihkan dan di angka pendapatan pada dasbor Anda.

Apakah pemulihan keranjang terbengkalai termasuk dalam paket Free?

Ya. Setiap paket mencakup Pemulihan Keranjang. Free mencakup 10 keranjang dipulihkan per siklus, Advanced 20, Unlimited 40, dan Scale, Ultra, serta Elite tanpa batas.

Pulihkan keranjang terbengkalai via WhatsApp

Dua pengingat otomatis, diskon opsional, dan setiap pesanan yang dipulihkan tercatat. 10 keranjang dipulihkan per siklus di Free.

Built for ShopifyRating 5.0 dari 63 ulasan(membuka di tab baru)1000+ tokoPaket gratis

Ada pertanyaan? Chat dengan kami(membuka di tab baru)